Entah Mengapa Makin Hari Makin Malas Kuliah

Sudah 5 semester saya dan teman-teman H berada di kelas yang sama. Namun saat semester 3, kami harus berpisah sebagian untuk bergabung sebagian dengan anak ZU. Seru juga. Kami belajar menggenjot pikiran, menguras otak, mengasah kata-kata, dan sebagainya demi mendapatkan IPK di atas 3,20. Sulit, namun mudah saja. Karena kami belajar. He he he.

Nah, belajar. Cuma satu kata, tapi makna dan efek kata tersebut banyak sekali. Maknanya adalah pasti untuk mendapatkan ilmu. Efeknya adalah kita bisa mendapatkan ilmu, melancarkan ujian kami (walaupun setan selalu menemani kami untuk menyontek), memperluas jajahan pikiran kami (a.k.a memperluas wawasan), dan tidak terkecuali menambah keakraban. Dengan belajar kelompok kan bisa sekalian ngerumpi dan saling bertukar pikiran (walaupun seringnya sih ngerumpi dibandingkan belajarnya).

Nah. Sekarang sudah genap 4 setengah semester sudah kelas ZU09 lalui. Dan tinggal dihitung jari, kami sudah harus berhadapan dengan Ujian Tengah Semester. Event ini agak ditunggu-tunggu juga sebenarnya. Maksudnya adalah kami ingin cepat-cepat UTS usai karena tugas mandiri sudah mulai bergentayangan.

Seharusnya kami senang dan bangga karena kami kuliah hanya 3,5 tahun, insya Allah. Tapi yaa gitu deh. Titik jenuh mulai tiba! Rasanya capek, mumet, pusing, bosan, dan perasaan ingin minta ampun sama Tuhan makin terasa. Ampun deh ya Allah, hamba capek, hamba mumet, hampa pusing, hamba bosan!!!

Memang ga seharusnya semumet itu. Tapi, yeah, sebagai insan biasa, kami benar-benar terseok-seok sekarang untuk mendapatkan nilai bagus. Apalagi dosen-dosen yang mengajar untuk kelas kami memang dosen-dosen yang top, dan itu artinya tugas-tugas memang TOP BANGET alias terlalu sulit dijangkau (top artinya di atas). Susaaaahh!!!

Tapi nggak apa-apa. Lebih enak digojlok dulu saat kuliah sehingga lebih mudah saat kita masuk ke dalam dunia karier yang sebenarnya.

Terima kasih kepada seluruh dosen yang pernah mengajar kelas ZU09. Berkat Anda semua, kami lebih siap satu langkah untuk menerobos dunia pekerjaan dengan lebih mantap!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s